Anda Seorang Introvert ? Baca Ini !
SELUK BELUK INTROVERT-ISME
Dalam kehidupan sosial tentunya
memang harus ada interaksi antara makhluk satu dengan yang lain. Namun bagaimana
seorang introvert menyikapi hal ini? Selama ini orang mengenal introvert
sebagai pribadi cupu yang suka mengurung diri dikamar, tidak pernah
bersosialisai, dan mempunyai sedikit teman, benarkah begitu? Sebelum membahas
lebih jauh tentang cara introvert membangun jaringan sosial, kita perlu ketahui
terlebih dahulu apa itu introvert dan extrovert.
Sebenarnya apa itu Introvert dan
Extrovert? Extrovert dan Introvert tak lain adalah energi yang ada pada diri
seseorang yang berpotensi besar membangun reputasi seseorang itu sendiri. Introvert
secara umum diartikan sebagai seseorang yang memiliki sifat pendiam. Secara eksplisit introvert sendiri adalah
seseorang pendiam yang cenderung berorientasi pada diri sendiri dan hanya
memiliki ruang lingkup sosial yang sempit dan tertutup. Namun introvert disini
bukan diartikan sebagai seorang yang egois ataupun anti-sosial tapi lebih
cenderung ke phobia sosial (Social Anxiety Disorder). Beda halnya dengan si
Extrovert yang cenderung memiliki ruang lingkup sosial yang luas, ceria, suka
bergaul, menyukai organisasi dan terbuka.
Diagram
Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) illustrator: uldatun qonita
Diagram diatas disebut diagram
Myers-Briggs Type Indikator yang secara gamblang menggambarkan tentang
perbedaan Introvert dan Extrovert. Perbandingan ini dapat kita ibaratkan si Extrovert
seperti game strategi Warcraft yang mampu meng-handle banyak orang sekaligus dalam peperangan (multi-tasking), dan
si Introvert seperti Game first person shooting seperti Counter Strike yang
hanya fokus pada satu pekerjaan (single-tasking).
Disini
kita akan membahas lebih dalam tentang kepribadian seorang introvert. Permasalahan
pokok yang sering dihadapi seorang introvert adalah ruang lingkup sosial mereka
yang sangat sempit, mungkin ini disebabkan oleh sifatnya yang sedikit
berkomunikasi, tidak mudah bergaul, tertutup dan mungkin juga dia kurang
mempunyai keinginan untuk bersosialisasi sehingga hal-hal itu menyebabkan orang
enggan bergaul dengannya. Nah, untuk menyikapi hal seperti ini bagaimana solusi
yang bisa diberikan agar seorang introvert tidak dinilai negatif dikehidupan
sosial? Okelah, langsung saja kita bahas tentang tips bagaimana seorang
introvert dapat fun bahkan bisa
menciptakan banyak relasi di kehidupan sosialnya.
Secara
fungsional dalam keadaan sosial banyak orang beranggapan bahwa introvert banyak
mempunyai nilai minus dalam segala hal, benarkah ? tidak juga ! Memang banyak
yang beranggapan bahwa Extrovert memang mudah bergaul, mudah mempunyai banyak
teman, namun disisi lain mereka justru tak jarang sering merasa kesepian. Beda
dengan introvert, memang bisa dikatakan ia sulit membangun relasi,
mengesampingkan kehidupan sosial, namun jika ia sudah mempunyai satu ikatan
sosial maka ia mampu menjadi teman sejati. Extrovert berbicara dengan feeling cenderung menggunakan perasaan
dalam setiap bentuk interaksi, sedangkan introvert berbicara dengan logika
sehingga ia lebih ter-system-masi dan
terstruktur dalam berbicara, maka jangan salah jika anda berbicara dengan
introvert anda akan menemui banyak sanggahan. Introvert juga merupakan pribadi
yang hanya membutuhkan teh hangat dan memilih berkumpul dengan teman dekat atau
me-time daripada hang-out keluar bersama orang-orang asing.
Oleh sebab itu ia membenci basa-basi dan lebih menyukai perbincangan yang padat
dan informatif.
Secara
fungsional dalam pemikiran dan logika tidak diragukan lagi bahwa introvert
adalah pemikir dan penalar yang dalam, meskipun introvert ini minoritas tapi ia
mempunyai konsentrasi dan fokus yang sangat baik karena mereka suka menjelajahi
ruang pikirnya, menyukai detil, pemikir yang dalam, orang yang haus akan
informasi dan berintelegensi tinggi. Namun jika pemikiran introvert sebagus itu
apakah dalam penyampaian pesan secara langsung ia juga akan sebagus apa yang
ada dalam pikirannya?
Dalam
sebuah survey di kolom web LiveScience.com, reporter Rachael Rettner menulis
bahwa, apabila ada dua orang Ekstrovert dan Introvert yang dihadapkan dengan
sebuah pertanyaan, maka Ekstrovert akan menjawab secara Hiperbola, sedangkan
Introvert menjawab dengan Akurat. Apabila mereka melihat seekor ulat di atas
makanannya, maka seorang Ekstrovert akan bereaksi melebih-lebihkan daripada
seorang Introvert. Apabila dua orang Ekstrovert dan Introvert dihidangkan
sebuah makan siang dalam waktu yang bersamaan, maka seorang Ekstrovert akan
berkata, "Makanan ini enak sekali! Belum pernah saya merasakan yang seenak
ini" lalu seorang Introvert akan menjawab, "Iya, enak." Dari
segi pemahaman dan informasi pendapat mereka berdua jelas berbeda. Itulah
sebabnya mengapa kepribadian Ekstrovert dianggap sebagai perusak survey atau
membuat sebuah survey menjadi tidak akurat. Karena Ekstrovert memberikan
informasi secara berlebihan, sehingga pencatat survey lebih mempercayakan
seorang Introvert dalam hal pendataan, ucap Donna McMillan seorang peneliti
sekaligus ahli psikologi di St. Olaf College.
Bahkan
di dalam dunia kerja, seorang Introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala
tekanan dan permasalahan. Mungkin karena kebisaaan mereka yang menyendiri
sehingga emosi mereka terlatih untuk tetap stabil. Selalu berpikir sebelum
berbicara adalah suatu naluri lahiriah bagi mereka. Introvert akan berhati-hati
saat menjelaskan pendapatnya, karena mereka tak suka dengan pertikaian yang tak
ada hasil. Oleh sebab itu mereka cenderung menjadi pendengar yang baik. Namun,
di balik itu semua, seorang Introvert yang sedang mendengar sangat pandai dalam
menggabungkan fakta-fakta dan prinsip serta pemikiran orang lain, kemudian
dijadikannya sebuah klausa sebab-akibat yang baik, lalu dikemas rapih dan
terbentuklah sebuah tesis, sebuah jawaban yang dapat menjadi pemecah masalah
bagi sebuah perdebatan yang terjadi. Bagi Introvert diam bukan berarti tak
mengerti atau tak peduli, tetapi mereka menganalisa. Kedetilan mereka akan
segala hal membuat Introvert menjadi pekerja yang baik.
Di
dunia seni, Introvert adalah penguasa. Ahli psikologi sekelas Mihaly
Csikszentmihalyi dan Gregory Feist mengatakan bahwa, orang-orang Introvert
adalah orang dengan kreatifitas berkelas nomor satu. Faktor ini terjadi karena
mereka dapat menyelam penuh ke dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan
ketenangan yang bersinergi dengan sunyi. Itulah syaratnya agar dapat
menciptakan sebuah Adikarya. Biasanya seorang Introvert gemar menulis. Karena
dalam menulis mereka dapat lebih terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun
membagikan pengalamannya kepada orang lain.
Ada
sebuah fakta menarik dalam sebuah artikel di psychologytoday.com, yang
menuliskan bahwa, orang yang Ekstrovert lebih mencari kebahagiaan dan kehidupan
yang positif. Tetapi, bukan berarti Introvert mempunyai sifat yang
berkebalikan, seorang Introvert tidak pernah mengategorikan dirinya sebagai
sesuatu yang positif ataupun negatif, ia lebih cenderung menuju netral dalam
kehidupannya. Seimbang, seperti Yin dan Yang. Mereka sosok yang bersahaja. Sebagai
contoh, Mahatma Gandhi , dia adalah Introvert, Ghandi bersikeras memperjuangkan
perdamaian demi kebersamaan. Ia menetralkan semua bentuk perbedaan.
Selain
Mahatma Ghandi, ada pula tokoh dunia yang lainnya, yaitu Albert Einstein, Bill
Gates, Michael Jordan, Julia Roberts, Nicole Kidman, dan J.K Rowling. Mereka
mampu membuktikan bahwa, dunia pun membutuhkan mereka. Jika kau senang dengan
kartun dan tokoh pahlawannya, maka hampir dari semua pahlawan itu bersifat
Introvert. Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan
genting mereka berubah menjadi sosok yang luar bisaa.
Dan
ini adalah sepenggal kutipan dari Nicole Kidman, ia pernah berkata, “……
Sementara introvert adalah kelompok minoritas dalam masyarakat, mereka
membentuk sebuah mayoritas bagi orang-orang yang berbakat.”
Introvert
memang pendiam namun memiliki sosok yang luar bisaa di dalam tubuhnya. [satria
gumilang]
Credit to :
7/18/2015 06:22:00 AM
|
Labels:
Kumpulan Artikel dan Makalah,
Wawasan
|
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Copyright 2014 uldatun qonita . Diberdayakan oleh Blogger.
Popular Posts
-
BAHAN AJAR IPA SMK XII BAB I. EKOSISTEM Standar Kompetensi : Memahami komponen ekosistem serta peranan manusia dalam menjaga kesei...
-
MAKALAH IPA SIKLUS BIOGEOKIMIA (AIR, KARBON, NITROGEN) DAN PERANANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ...
-
Sinopsis: Di SMA Kaimei ada sebuah kelompok yang bertugas membantu setiap masalah dan keluhan siapapun di se...
Pages
!-end>!-my>
Mengenai Saya
- uldatun qonita
- Indonesia
- BERBAGI KESEDERHANAAN Silakan meninggalkan jejak sobat, kritik dan saran anda sangat saya harapkan NB : No Sara !
Gadget
Postingan Populer
-
“ALLAH MAHA ADA TANPA TEMPAT DAN ARAH” Allah ta’ala berfirman: “Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari ...
-
SELUK BELUK INTROVERT-ISME Dalam kehidupan sosial tentunya memang harus ada interaksi antara makhluk satu dengan yang la...
-
Halo semua! Bertemu lagi dengan saya Fan24 di my.JOI . Mungkin beberapa dari kalian pasti sudah tahu siapa itu Kirito kan? ya...
-
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Dimulai dengan makin maraknya industri besar yang berdiri serta kehidupan masyarakat yang t...
-
Sebagai salah satu produsen alat menggambar terbesar di Indonesia, Faber-Castell Indonesia siap mempersembahkan kepada masyarak...
-
Seungri sempat makan malam bersama keponakan Aburizal Bakrie, Adinda Bakrie dan menonton 'Sunny Side Up Festival' di Bali. ...
-
Makalah Gempa Bumi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sampai saat ini bumi merupakan satu-satunya planet yang dapat m...
-
Kutukan SAWO berakhir juga (walau masih banyak kutukan lain yang menunggu untuk diselesaikan). So far, gw (mayoritas dari kami) ...
-
Type TV Series Total Episode (25) Dua puluh lima status Ongoing Genres...
-
Kepopuleran Hello Kitty yang mendunia tampaknya memunculkan banyak spekulasi terkait asal usulnya. Seperti beberapa informasi yang dis...
Postingan Populer
-
“ALLAH MAHA ADA TANPA TEMPAT DAN ARAH” Allah ta’ala berfirman: “Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari ...
-
SELUK BELUK INTROVERT-ISME Dalam kehidupan sosial tentunya memang harus ada interaksi antara makhluk satu dengan yang la...
-
Halo semua! Bertemu lagi dengan saya Fan24 di my.JOI . Mungkin beberapa dari kalian pasti sudah tahu siapa itu Kirito kan? ya...
-
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Dimulai dengan makin maraknya industri besar yang berdiri serta kehidupan masyarakat yang t...
-
Sebagai salah satu produsen alat menggambar terbesar di Indonesia, Faber-Castell Indonesia siap mempersembahkan kepada masyarak...
-
Seungri sempat makan malam bersama keponakan Aburizal Bakrie, Adinda Bakrie dan menonton 'Sunny Side Up Festival' di Bali. ...
-
Makalah Gempa Bumi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sampai saat ini bumi merupakan satu-satunya planet yang dapat m...
-
Kutukan SAWO berakhir juga (walau masih banyak kutukan lain yang menunggu untuk diselesaikan). So far, gw (mayoritas dari kami) ...
-
Type TV Series Total Episode (25) Dua puluh lima status Ongoing Genres...
-
Kepopuleran Hello Kitty yang mendunia tampaknya memunculkan banyak spekulasi terkait asal usulnya. Seperti beberapa informasi yang dis...
1 comments:
Setuju, tapi menurut aku, kelemahan dari para introvert adalah mereka sangatlah rentan terkena Phobia Sosial atau Sosial Anxiety Disorder. Itulah kenapa, jika aku bisa dilahirkan kembali aku akan memilih jadi extrovert saja. Sayangnya itu mustahil :')
Posting Komentar